Twitter
Facebook

Belajar Baca Al-Quran – Keistimewaan dan Waktu Efektif Membaca Al-Quran

Belajar baca Al-Quran tidak mengenal kata terlambat. Dalam diri seorang muslim pasti ada keinginan untuk dekat dengan Al-Quran. Dekat yang dimaksud adalah memahami dengan belajar baca Al-quran dengan segenap isinya dengan sebaik-baiknya sehingga kita akan terus ingat kepada Allah SWT. Dengan kita belajar membaca Al-Quran berarti kita telah melaksanakan perintah Allah SWT untuk senantiasa mengingat semua perintahnya dan larangannya karena dalam Al-Quran telah dituliskan beragam kisah dari nabi-nabi pendahulu kita sehingga kita dapat mengambil hikmah yang terdapat dalam kisah-kisah di dalam Al-Quran tersebut.

Belajar membaca Al-Quran adalah kegiatan seorang mulim untuk selalu dekat dengan Allah SWT. Ada satu keistimewaan dari membaca Al-Quran. Keistimewaan tersebut  adalah diberikannya pahala bagi siapa saja yang membaca Al-Quran. Ibnu Mas’ud berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah (Alquran), maka dia akan mendapatkan satu kebaikan yang nilainya sama dengan 10 kali ganjaran (pahala). Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi). Hadis dari Ibnu Mas’ud tentang keistimewaan membaca Al-Quran ini diperkuat dengan hadis serupa dari Abi Sa’id.
Rasulullah SAW memerintahkan kita mengkhatamkan (menyelesaikan) bacaan Alquran paling cepat dalam waktu tiga hari dan paling lambat satu bulan (30 hari). Kalau kita mengambil yang paling lambat, yaitu khatam dalam waktu satu bulan, berarti kita harus membacanya satu hari minimal satu juz. Satu juz kurang lebih terdiri atas 20 halaman. Bila 20 halaman Al-Quran tersebut kita bagi lima, setiap usai shalat fardhu kita cukup membaca empat halaman.

Setiap kali membaca Al-Quran tentu seorang muslim ingin mendapatkan kesan yang mendalam dari apa yang telah dibacanya. Namun, di masa yang serba sibuk ini banyak orang yang tidak sempat atau tidak menemukan waktu yang efektif untuk belajar membaca Al-Quran. Oleh karena itu, berikut merupakan sekilas waktu yang bisa kita manfaatkan untuk membaca Al-Quran:

1. Pada Sepertiga Malam Terakhir

Belajar membaca Al-Qur’an pada sepertiga malam terakhir saat anda melakukan shalat malam atau tahajjud. Karena saat-saat itu adalah awal dimulainya kegiatan hati dan jiwa. Pada saat inilah Allah turun ke langit dunia (bumi) mencurahkan kasih sayang dan kelembutan-Nya.

2. Waktu-waktu selepas shalat lima waktu

Selepas sholat lima waktu luangkanlah 30 menit sampai 1 jam untuk membaca Al-Quran. Biasanya setelah melakukan ibadah shalat, rasa semangat untuk melakukan kegiatan amal shaleh dan ibadah lainnya masih terasa.

3. Kemudian pada waktu-waktu sholat

Waktu-waktu sholat di atas dibagi lagi menjadi beberapa bagian. Pembagian ini dilakukan karena setiap waktu shalat itu memiliki karakteristiknya masing-masing. Apalagi bila digunakan untuk belajar membaca Al-Quran. Waktu tersebut adalah ba’da subuh yang merupakan kelanjutan sehabis melakukan shalat malam hingga terbit fajar.

4. Ba’da maghrib.

Ba’da maghrib merupakan waktu yang efektif untuk membaca Al-Quran karena waktu maghrib adalah permulaan waktu menjelang malam, di mana ketenangan mulai datang dan aktifitas mulai berkurang. Selain itu durasinya hanya 1 jam sampai menjelang waktu isya.

5. Ketika ingin tidur malam

Bila kita yang terbiasa melakukan perenungan malam maka sebelum tidur ada baiknya membaca Al-Quran walaupun sejenak agar Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita untuk bangun sebelum subuh.

Itulah lima waktu yang Insya Allah efektif bagi anda yang ingin mendapatkan kesempatan maksimal saat membaca Al-Quran.

Untuk memesan Pena Al Qolam, silahkan menghubungi: Tel (021)666-05913 atau 666-02375


Leave a Reply